Archive for March, 2007

回 你 身边

有时 风 吹 过 我 的 脸

有时 脚印 会 留在 明天

有时候 忘了 走 多元

我 以为 青春 是 本钱

随时 可以 再 重 来 一 天

到 最后 是 谁 骗 了 谁

每 一 个 人 梦 里 都 会有 画 面

也 只 有 自己 心里 才 能 看 得 见

所以 我 才 飞 好 远

有一天 学会 了 想念

而 现在 的 我 最 想 回 你 身边

所以 我 才 飞 好 远

脑子 里 绕 着 你 打结

多么 想见 你 在 这 一 秒 间

回 你 身边

我 沿着 日出的垂直线

不管 流 了 多少 汗 水

我 都 要 回 去 你 身边


Hui ni shenbian - Jae Chong

Youshi feng chui guo wo de lian
Youshi jiaoyin hui liu zai mingtian
Youshihou wangle zou duo yuan

Wo yiwei qingchun shi benqian
Suishi keyi zai chong lay yi tian
Dao zui hou shi shei pian le shei

Mei yi ge ren meng li dou hui you hua mian
Ye zhi you ziji xinli cai neng kan de jian

Suoyi wo cai fei hao yuan
You yi tian xuehui le xiang nian
Er xianzai de wo zui xiang hui ni shen bian

Suoyi wo cai fei hao yuan
Naozi li rao zhe ni da jie
Duomo xiangjian ni zai zhe yi miao jian
Hui ni shenbian

Wo yan zhe ri chu de chui zhi xian
Bu guan lu le duo shao han shui
Wo dou yau hui qu ni shenbian

Terjemahan indonesia nya:

Kembali ke sisi mu - Jae Chong

Terkadang angin berhembus di wajahku
Terkadang jejak kaki membekas sampai besok
Ada kalanya lupa telah berjalan jauh

Saya mengira, masa remaja milikku sepenuhnya
Tiap saat boleh datang terulang lagi
Sampai akhirnya hanya saling membohongi

Tiap orang dalam mimpinya memiliki lukisan wajah
Seperti yang hanya terlihat dalam pikirannya

Untuk itu saya terbang jauh
Belajar mengerti rasa rindu suatu hari
Dan kini saya sangat rindu kembali ke sisi mu

Untuk itu saya terbang jauh
Di dalam pikiran mengelilingi kenangan tentangmu
Begitu sangat ingin bertemu engkau detik ini
Kembali ke sisi mu

Saya menyusuri matahari terbit
Tak peduli seberapa banyak keringat mengalir
Saya hanya ingin kembali ke sisi mu

————————————————————————
Lirik lagu di atas begitu pas. Terima kasih kepada Pak Asriat yang telah menggunakan lirik ini sebagai salah satu pelajaran dalam Bahasa Mandarin. Lirik ini aku bawa bersama dengan buku harian.
Kini aku benar-benar mengerti rasa rindu.

Melbourne, 30 Maret 2007

Comments 2 Comments »

Large plate please!
Melbourne, 22 Maret 2007

Itu yang gua omong kalo pengen makan di daerah china town. Restoran chinese, kalo ga salah, namanya ‘grand asia’. Sekali isi dan boleh sepuasnya, terus minumnya teh, juga sekali isi di cangkir kecil. Gua sering minta large plate, walau ada juga pernah small plate tapi kurang banyak nampung makanannya. Resto ini dipastikan ramai kalo lagi jam istirahat. Selain orang asia, orang aussi dan eropa juga banyak yang makan di sini.
Mereka kalo isi itu small / large plate, bisa menjulang kayak gunung. Walau di situ ada juru masak yang sering perhatiin, tapi santai aja soalnya emang ga ditentuin ampe seberapa banyak tapi cuma sekali isi. Kalo g sih ga ampe kaya gunung isinya, tapi lumayan penuh-banyak juga sih ;)

YYDW


Depan State Library
Melbourne, 23 Maret 2007

Duduk dan menikmati pemandangan di depan state library adalah hal yang sering aku lakukan. Banyak orang hilir mudik di halamannya. Ketika kau duduk di bangku-bangku terasnya, maka bisa dipastikan akan ada burung yang menghampiri mu dan jumlahnya bisa banyak. Mereka ingin tau apakah ada makanan yang bisa diperoleh dari mu atau tidak.
Jika aku ingin masuk ke state library, maka aku akan perhatikan dulu jam berapa saat itu karena satu jam bagiku di dalam perpustakaan itu tidak cukup. Perpustakaan ini memiliki 3 ruang baca yang besar maksudku di sini benar-benar besar, 2 lantai galeri museum, dan beberapa ruang baca dan ruang galeri museum yang memiliki koleksi tersendiri.
Jika nanti sudah ada teman yang membantuku untuk mengambil foto, akan ku tunjukkan betapa luar biasanya tempat ini.

YYDW


Burger Whooper di Hungry Jack
Melbourne, 24 Maret 2007

Ukurannya sekitar 3 kali ukuran beef burger di wendy’s indo. Puas banget deh makannya.
G dah dua kali makan di hungry jack, pertama whooper cheese, kedua whooper doang, cuma beda pake cheese ato ga.
Pertama kali masuk, g perhatiin menunya dulu. mencari yang sesuai ama koin dolar yang g bawa. Lama juga sih liat-liat menunya, sementara si kasir dah ngomong ‘next please’ terus ;)
di sini banyak orang indianya juga.
pertama kali makan, g ga perhatiin kalo minumnya bisa ‘free refill self service’ dah terlanjur pesen up-size (bedanya 55 cent).
Free refill ini bener-bener puas kayaknya, soalnya g pernah perhatiin ada yang masuk dari luar lalu dia keluarin gelas minuman hungry jack dari tasnya, dan dia isi deh. dapat
minuman dingin soft drink gratis. mungkin kalo staf nya lihat bisa disuruh bayar kali ya.

YYDW

Comments 1 Comment »

Aku melihatnya dari pesawat. Ternyata tidak terlihat bintang dari pesawat, bulan juga tidak terlihat. Ketika sinar matahari perlahan mewarnai pandanganku, aku melihat langit jernih tanpa awan.
Kini telah satu minggu aku menginjakkan kaki di Melbourne.
Ketika pesawat lepas landas, terlintas rasa menusuk hati karena aku akan jauh dari rumah, dari kedua orang tua, dari mereka yang sering bersama, dan dari anjing-anjingku ;)
Aku akan jauh dari mereka semua dan tidak dapat menemui mereka untuk jangka waktu yang lama.

Aku di Melbourne, menjalani kehidupan yang luar biasa.
Ku akui bahwa pada hari pertama dan kedua, aku tidak dapat menggunakan pikiranku. Aku dihantam oleh cuaca yang begitu dingin. Aku dihantam oleh rasa takut. Aku dihantam oleh ketidakberdayaan.

Yang ada padaku hanyalah ajarannya, Kasih - Iman - Pengharapan. Lalu aku berdoa, memohon kepada DIA, kepada Bapa surgawi di dalam Yesus bersekutu dengan Roh Kudus.
Perlahan aku memperoleh kekuatan. Aku mulai dapat beradaptasi dengan cuaca dingin. Aku mulai menjalani kehidupan doaku. Aku memiliki pengharapan bahwa aku akan memiliki sesuatu untuk menyatakan kasihnya lebih lagi.

*Ku tahu ku tak mampu
*Ku tahu ku tak sanggup
*Hanya kau Bapa, tempat jawabanku
(* –> petikan syair lagu ‘Janji-Mu Seperti Fajar’ oleh Franky Sihombing)

Apakah kau pikir, kau dapat melakukan sesuatu tanpa penyertaan Tuhan?!

Yesus, terima kasih.

YYDW

Comments No Comments »

Langit, 9 Maret 2007

(Aku menulis di buku diary yang diberikan oleh DessyY sebagai hadiah ultah. Dan ini adalah tulisan yang pertama di buku tersebut)

GA 424, itu nomor penerbanganku yang pertama. Pesawat garuda, tapi ga tau tipe pesawatnya. Ketika lepas landas, rasanya seperti naik kora-kora, eh bukan, tapi jali-jali, mm… tunggu…iya bener kora-kora, yang bentuknya seperti perahu besar kan. Sedikit mual tapi sebentar. Kalo kora-kora, bukan mual lagi tapi mengerikan.

Ngomong-ngomong, barusan aku ga sengaja kena kaki penumpang yang di depan. Terus dia nengok, cewe, mungkin pengen tau kali kaya apa orang yang nyenggol kakinya ;) Lalu penumpang di sebelahku, seorang bapak. Dia sudah terbiasa naik pesawat. Dia juga transit di Denpasar, mau ke Sydney tapi aku ke Melbourne.

Duduk di dekat jendela, tapi ga bisa lihat langit soalnya waktu sudah malam. Sebentar lagi dapat minum nih, makanan iya kali ya, tau deh, ada wangi makanan sih.

Tadi waktu mau ninggalin keluarga (papa, mama, adik, kakak pertama) rasanya terlalu cepat. Seharusnya tiap-tiap mereka disalam ya. Mama peluk cium sih. Papa pegang pundak. Kakak dan adik saling ucap.

Naik pesawat berisik juga ya ternyata. Kayaknya makanan dah mau datang. Makan dulu ah.
……………………………….

Hei makanannya enak. Kenapa banyak orang bilang makanan di pesawat ga enak. Aku puas.
Saat ini aku ingin menikmati lagi penerbangan ini. Nanti sambung lagi.
……………………………….

Tadi sudah mendarat di Denpasar. Seru juga mendaratnya. Kalo ga kerasa rodanya, pasti ga seru.
Sekarang dah duduk di pesawat yang ke Melbourne, GA 714. Kali ini ga ada penumpang di samping. Jadi tempat duduk di sebelahku ga ada yang tempatin. Ga cuma tempat duduk ini sih, banyak tempat duduk yang kosong juga sih. Juga lebih banyak orang asingnya.

Oke, aku ingin menikmati perjalanan, eh bukan penerbangan ini lagi dan kali ini ke Melbourne.
……………………………….

Udah pagi nih, Sabtu jam 8.26 waktu Melbourne. Tadi sempet tidur juga loh. Barusan ke toilet, ninggalin ‘jejak kecil’ dan cuci muka.
Langitnya jernih, ga kelihatan awan. Di bawah terlihat gurun pasir. Tadi waktu masih malam, dingin banget, gelap, dan hampir semua pada tidur. Sekarang kebanyakan dah pada bangun.
Oke deh, aku mau menikmati penerbangan ini lagi.
……………………………….

Hei sudah mau mendarat di Melbourne Airport nih. Oke deh sampai di sini ya tulisan yang pertama ini.

YYDW

Comments 1 Comment »